Sabtu, 22 Oktober 2011

Fieldtrip Week SD Mutiara Bunda Sidoarjo : Kampung Bebek dan Telor Asin


Fieldtrip Week SD Mutiara Bunda Sidoarjo : Kampung Bebek dan Telor Asin…


Setiap orang Sidoarjo atau Indonesia pastinya tidak asing dengan namanya telor asin yang selalu setia menemani sajian menu makan kita dimeja makan kita bukan? Dan apakah yang terbayang dalam benak kita tentang proses pembuatan telor asin tersebut?... ada beberapa fakta menarik yang didapatkan anak-anak kelas tiga baik program plus maupun program regular yang merencanakan fieldtrip dikampung bebek yang ada disekitar daerah kita.


Mari kita ikuti jalannya fieldtrip kali ini…


Background dasar pemilihan lokasi dan tujuan fieldtrip kali ini berbeda dengan tahun-tahun selanjutnya, kali ini kita ingin mengunakan waktu dengan sangat efektif sehingga kami memilih lokasi yang tidak begitu jauh. Selain itu, kami ingin menumbuhkan rasa bangga akan daerah kita, yakni rasa bangga sebagai orang dan anak-anak Sidoarjo. Jujur saja masih banyak lokasi dan hal-hal yang seharusnya bisa dijadikan media pembelajaran anak-anak kita di kota Sidoarjo ini. Ambil contoh lokasi industry dan kerajinan tangan di Tanggulangin, atau pabrik kulit Ecco atau mungkin historical fieldtrip di beberapa pabrik gula dsb. Makanya sah-sah saja bila mana kami pergi ke kampong bebek kali ini….




Kesan pertama yang didapat anak-anak ialah… ketika mereka memasuki area kandang bebek… bau kandang langsung tercium dan seketika anak-anakpun mengenakan masker mereka.  Salut dengan semangat mereka, walaupun aroma kandang yang begitu khas, mereka masih saja semangat melihat-lihat perilaku bebek ketika dilepas dikandang dan begitu pula ketika bertelur. 




“Mohon nanti tidak bikin gaduh ya?” pinta si penjaga kandang. Yaaah… ternyata bukan kita saja yang perlu suasana tenang dalam belajar. Bebek-bebek pun juga perlu suasana tenang bila ingin bertelor.  





“Lihat! Ada bebek bule lho! Itu lho bebek yang berwarna putih” sahut salah satu anak kita. “itu bebek Bali dik” sahut peternak bebek tadi.


Setelah sibuk melihat kandang, mereka belajar proses membuat telor asin. Pertama kali ya harus mencuci semua telor tadi sampai bersih kalau perlu sampai disikat segala. Sampai semangat mereka gak mau kalah, langsung aja nyebur membantu mencuci telor-telur tadi.. ada juga mereka yang memecahkan garam batu, begitu pula ketika sang peternak membuat adonan bumbu telor mereka juga gak mau tinggal diam dan turun tangan.. mengaduk-aduk telor tadi… 







Sampai bapaknya tadi takut bila anak-anak tadi tangannya kotor… tapi itulah anak-anak kita, semangat belajar mereka yang begitu tinggi sehingga walaupun tangannya harus kotor tidak menjadi masalah bagi mereka… 



Dan kali ini, ada yang baru, ternyata telor asin produksi kampong bebek di daerah Klurak Sidoarjo ini, tidak hanya memproduksi telor yang rasanya asin saja, melainkan ada inovasi rasa-rasa lain, seperti rasa udang, kepiting, goreng dan juga rebus…





Prosesnya pun memerlukan beberapa hari, rata-rata memerlukan waktu sampai 15 hari. Lumayan lama bukan? Tahu berapa jumlah yang dihasilkan dalam sehari?... kurang lebih 1900 butir telor atau hampir mencapai angka 2000. Kira-kira siapa saja yang menghabiskan telor dalam jumlah segitu ya?


Kalau dinominalkan berapa duit ya?... ambil contoh satu telor dihargai sebesar Rp. 1000 per butir. Jadi ya.. 1,9 juta! Dalam sehari! wuih! Banyak ya?... kalo sebulan berapa?... hitung sendiri ya?...


Satu lagi, kalian tahu batu bata merah bukan?... bahan yang sering digunakan untuk mendirikan rumah itu lho atau bangunan?... begini nih proses pembuatan telor asin, batu bata merah  tersebut dihancurkan dahulu sampai lembut seperti bubuk merah dan diberi campuran garam dapur plus air… setelah itu, telor yang sudah dicuci tadi dimasukan kedalam adonan tadi. Apabila sudah menutup seluruh cangkang telor maka telor diambil dan diletakkan dalam wadah tertentu. Dibiarkan sampai berhari-hari lalu bisa dimasukan kedalam oven, direbus atau bahkan digoreng. Apabila ingin rasa lain maka, aneka rasa itu dicampur pada saat membuat adonan tadi.



Akhir kata… belanja Telor asin sebagai oleh-oleh untuk keluarga kita dirumah dan malamnya… bisa makan malam sembari menyantap telor asin tersebut?... 



Tunggu juga cerita pekan fieldtrip dari kelas-kelas yang lain ya...     

Tidak ada komentar:

Posting Komentar